Rabu, 11 September 2013

Logo Sky Star Ventures Hasil Karya Mahasiswa UMN

September 10, 2013 : by Chininta Rizka Angelia / Universitas Multimedia Nusantara News Service

“Sisi bintang bagian bawah, diberi motion dari kiri bawah ke kanan atas untuk menggambarkan perjalanan tenant dari bawah hingga ke atas.  Sementara sisi yang lebih panjang digambarkan sebagai tangga untuk menuju ke atas”, papar Aland.


Bussiness Incubator yang dikomersilkan dengan nama “Sky Star Ventures” diharapkan menjadi sebuah perusahaan yang dapat membimbing start-up start-up bisnis, bukan hanya sebuah ide melainkan menjadi usaha nyata. Setelah mengadakan Bussiness Plan Competition yang dimenangkan oleh Dream Box, Bussiness Incubator UMN mengadakan lomba desain logo Bussiness Incubator.

Kriteria penilaian dalam lomba logo tersebut, diantaranya nama brand dan logo harus selaras dengan visi misi Business Incubator, harus melengkapi satu sama lain, harus orisinal dan bukan hasil meniru. Setelah melewati beberapa proses, maka terpilihlah Aland Sinduartha (prodi DKV 2009) sebagai pemenangnya.

Logo Sky Star Ventures memiliki filosofi tersendiri. Bintang  memberikan kesan sesuatu yg tinggi dan tak mudah dijangkau. Bintang juga menggambarkan kantor Sky Star Ventures yang berada di lantai 12 gedung C UMN, yang merupakan lantai paling atas. Hal ini memiliki makna bahwa Sky Star Ventures dapat membimbing tenant-tenant dari start-up hingga mencapai kesuksesan.

“Sisi bintang bagian bawah, diberi motion dari kiri bawah ke kanan atas untuk menggambarkan perjalanan tenant dari bawah hingga ke atas.  Sementara sisi yang lebih panjang digambarkan sebagai tangga untuk menuju ke atas”, papar Aland.

Sky Star Ventures membimbing tenant dari hanya sebuah Bussiness Plan hingga berkembang menjadi usaha nyata. Warna hijau pada bintang dipilih untuk menangkap kesan ide-ide baru yang fresh tersebut. Pilihan warna background yang gelap bertujuan untuk memberikan kesan elegan dan eksklusif. Sementara, warna hijau yang dipilih adalah hijau semi grey, supaya terlihat senada.

“Huruf A pada Sky Star Ventures juga custom. Saya pilih bentuk segitiga supaya terkesan bisnis yang dibina dari bawah dan dibimbing hingga mencapai sukses di atas. Sedangkan warna Sky Star dibuat lebih terang dari pada Ventures untuk memberi emphasize”, tambah Aland.

Aland Sinduartha adalah pemenang desain logo Bussiness Incubator sekaligus salah satu anggota Dream Box, pemenang Bussiness Plan Competition. Saat ini, Dream Box merupakan satu-satunya tenant yang berada di bawah naungan Sky Star Ventures, menyisihkan 4 finalis lainnya. Sky Star Ventures masih membuka kesempatan bagi para Civitas Academica yang memiliki ide bisnis. Mereka dapat mengumpulkan proposal ide bisnis melalui email ke yovita@umn.ac.id dan Cc ke geraldine@umn.ac.id paling lambat 30 September 2013. (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara

www.umn.ac.id

Menjadi Enterpreneur Mahasiswa UMN Ciptakan Dream Box

September 10, 2013 : by Chininta Rizka Angelia / Universitas Multimedia Nusantara News Service
“Saat ini kami sudah project dari perusahaan dengan brand Castrol, Top One, Marina, dan lain sebagainya. Perusahaan ini lebih ke Bussiness to Bussiness. Yang lebih membanggakan adalah kami diminta untuk membuat website Pos Logistik, yang berada di bawah naungan Pos Indonesia”, ujar Aland.


Berawal dari Business Plan Competition yang diadakan oleh Bussiness Incubator UMN, keempat lelaki ini memulai kariernya. Mereka men-submit 3 ide bisnis dan pada akhirnya 1 ide yang lolos masuk ke final.  Setelah melewati tahapan seleksi ide bisnis dan presentasi, mereka berhasil meraih juara 1 Bussiness Plan Competition. Mereka adalah Timothy (Teknik Informatika 2009), Osbert Adrianto dan Daniel Hermansyah (Akuntansi 2009), Aland Sinduartha (Desain Komunikasi Visual 2009), yang tergabung dalam ‘Dream Box’.

Menyisihkan 4 finalis lainnya, tim ‘Dream Box’ mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan bisnis mereka di bawah naungan divisi Bussiness Incubator. Bussiness Incubator yang dikomersilkan dengan nama “Sky Star Ventures” diharapkan menjadi sebuah perusahaan yang dapat membimbing start-up start-up bisnis, bukan hanya sebuah ide melainkan menjadi usaha nyata.

Saat ini, Dream Box merupakan satu-satunya tenant yang berada di bawah naungan Sky Star Ventures. Berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka mampu berkomitmen untuk membangun sebuah bisnis. “Tim kita terdiri dari anak IT, desain, dan akuntansi. Kita saling melengkapi. Misalnya, anak Desain punya konsep bagus tapi percuma ngga ngerti koding, sementara IT bisa koding tapi desainnya ngga bagus, jadi kurang maksimal. Kita memiliki komitmen untuk rela menahan ego masing-masing, bisa bekerja sama, dan bisa menerima saran dari orang lain”, ujar Daniel.

Bisnis yang diusung oleh mereka terkait dengan IT and Design House. Project-project yang mereka terima dapat dikatakan ‘WOW’ untuk sebuah kelompok bisnis yang masih berumur setahun jagung. “Saat ini kami sudah project dari perusahaan dengan brand Castrol, Top One, Marina, dan lain sebagainya. Perusahaan ini lebih ke Bussiness to Bussiness. Yang lebih membanggakan adalah kami diminta untuk membuat website Pos Logistik, yang berada di bawah naungan Pos Indonesia”, ujar Aland.

Dengan bekal dan pengalaman yang dimiliki ‘Dream Box’ saat ini, mereka memiliki target dan harapan yang harus dicapai nantinya. “Saat ini kita merasa masih belum fokus, ditawarin apa aja bisa. Harapannya kita bisa lebih fokus, punya spesialisasi, punya human resources yang banyak biar bisa menerima project besar”, tambah Aland.


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara

www.umn.ac.id