Minggu, 08 September 2013

UKM Tempat Menyalurkan Hobi Mahasiswa

September 2, 2013 : by Jesslyn Catherine / Universitas Multimedia Nusantara News Service

Di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) tercatat ada sekitar 27 UKM; 9 UKM di bidang olahraga, 10 UKM di bidang seni, 6 UKM di bidang ilmiah, 1 UKM di bidang sosial kemasyarakatan, dan 1 UKM di bidang inkubator bisnis. 


Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah sebuah wadah untuk menyalurkan minat, bakat, dan hobi dari mahasiswa. Di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) tercatat ada sekitar 27 UKM; 9 UKM di bidang olahraga, 10 UKM di bidang seni, 6 UKM di bidang ilmiah, 1 UKM di bidang sosial kemasyarakatan, dan 1 UKM di bidang inkubator bisnis. 

Usai pelaksanaan Kuliah Perdana UMN pada Sabtu, 31 Agustus 2013 lalu, para aktivis mahasiswa menyelenggarakan UKM Expo di Lobby Utama UMN. Selasar lobby dipenuhi stand-stand UKM yang dihias sedemikian rupa oleh para anggota UKM untuk menarik perhatian mahasiswa baru agar berkunjung ke stand mereka.

UKM Expo juga menampilkan performance art dari masing-masing UKM, diantaranya UKM Capoeira, SUT (Softball), Taekwondo, Futsal, UKM sosial Rencang, UMN Broadcaster, UMN Radio, J-Café (UKM Jepang), Qorie (UKM Korea), ULTIMAMENT, MAPALA UMN, Obscura (fotografi), Paduan Suara ULTIMA Sonora, Teater KATAK, TRACE (traditional dance), modern dance, dan masih banyak lagi.

Para mahasiswa baru terpukau dengan stand para senior yang menunjukkan identitas UKMnya. Misalnya MAPALA UMN yang menghias stand mereka dengan tenda, sleeping bag,  dan foto-foto mereka saat melakukan perjalanan alam. Sedangkan J-Café dan Qorie memutar film animasi dan video musik penyanyi-penyanyi Jepang dan Korea. 

Setelah menyaksikan performance art di stage dan penjelasan singkat di stand masing-masing UKM, para mahasiswa baru juga dapat mendaftarkan diri untuk menjadi bagian dari mereka. UMN sebagai kampus penyedia rumah bagi anak negeri yang unggul dan kreatif, membuka kesempatan bagi para mahasiswanya untuk menyalurkan kreativitasnya melalui kegiatan mahasiswa yang positif. (*)


Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantara

www.umn.ac.id

Future Technology dalam Kuliah Perdana UMN

 August 31, 2013 : by Jece / Universitas Multimedia Nusantara News Service

“Start small, think big” yaitu memulai segala sesuatu hal dari yang kecil, namun harus berpikir besar. “Never fail to fail” janganlah pernah gagal untuk gagal, karena dari kegagalanlah kita bisa menjadi sukses dan besar. 

Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2013/2014, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar Kuliah Perdana  Sabtu, 31 Agustus 2013,  Function Hall UMN. Kuliah Perdana ini dihadiri kurang lebih 1310 mahasiswa baru dan  200 tamu undangan yang disaksikan secara live streaming di live.umn.ac.id 
Jumlah mahasiswa baru pada periode ini meningkat 11,48% dari tahun lalu. Bertambahnya jumlah mahasiswa UMN menandakan bertambah juga generasi penerus bangsa Indonesia. Sebagai generasi penerus, tentulah kita semua tidak menginginkan bangsa Indonesia tertinggal dari negara-negara lain, baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial, maupun teknologi. Hal ini mendorong UMN sebagai universitas berbasis ICT (Information and Communication Technology) untuk mempersiapkan mahasiswa agar dapat menghadapi berbagai perubahan yang radikal akibat kemajuan teknologi. 

Tema yang diangkat dalam Kuliah Perdana ini adalah “Future Technology”. Pada kesempatan ini, UMN mengundang para narasumber yang ahli di bidangnya dalam memberikan wawasan kepada para mahasiswa baru sehingga menambah motivasi mereka selama kuliah untuk meraih apa yang dicita-citakan. Prami Rachmiadi Country Agency Lead, Google Indonesia dan Hasan Aula Deputy CEO, Erajaya Group hadir sebagai pembicara kuliah perdana UMN. 

Erajaya Group sebagai perusahaan distributor dan ritel telepon seluler membaca prospek dan tren industri selular di Indonesia. Salah satu faktor pendorong industri ini adalah Social Media. Indonesia disebut-sebut sebagai New Digital Nation . Dengan pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin meningkat, banyak orang yang memiliki handphone lebih dari satu.  “Operator-operator handphone sekarang fokus di penjualan data. Data menjadi hal yang sangat krusial. Oleh karena itu, semua merk handphone berlomba untuk berevolusi menciptakan tablet yang berbasis smartphone.” ujar Hasan Aula

“Pasar smartphone di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang luar biasa dalam 5 tahun terakhir. Tahun 2012 kemarin secara unit pasar smartphone telah menembus 28%, tumbuh dari hanya sekitar 5% di tahun 2009. Pada tahun 2013 ini diperkirakan pasar smartphone akan mencapai 37% secara unit, dan menguasai lebih dari 70% dari nilai bisnis ”.

Sementara itu, Prami Rachmiadi mengajarkan bahwa kita sebagai generasi muda harus memiliki semangat. “Start small, think big” yaitu memulai segala sesuatu hal dari yang kecil, namun harus berpikir besar. “Never fail to fail” janganlah pernah gagal untuk gagal, karena dari kegagalanlah kita bisa menjadi sukses dan besar. Inovasi bisa dilakukan kapan saja, karena dari internet, kita bisa mengetahui segala hal. Maka dari itu, konten yang diinput harus sesuai, dan sebisa mungkin tidak ada hal negatif di dalamnya. (*)



Pendaftaran online klik disini